Home » Kegiatan

ISTECS-Jepang Sampaikan Terima Kasih atas Rampungnya Spring Round 2007

8 May 2007 No Comment

Assalamu’alaikum wr wb
Salam sejahtera

Perkenankan kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran/dukungan Bapak/Ibu dalam acara Diskusi Umum Spring Round, 5 Mei 2007 di SRIT.

Besar harapan kami agar melalui acara ini dapat mendapat manfaat yang sebesar-besarnya tentang pengelolaan aset negara.

Selain itu kami berharap agar kerjasama yang lebih erat bisa digalang di berbagai kesempatan di masa mendatang, sehingga ISTECS dapat lebih berkontribusi untuk tanah air. Kami juga memohon maaf jika terdapat kekurangan dalam penyelenggaraan acara kali ini.

Berikut ini kami kirimkan juga berita yang termuat di suara merdeka, beritaiptek dan notulen panitia tentang rangkuman diskusi.

Hormat kami,
Ketua Istecs Jepang
Dr. Ratno Nuryadi
Email : ratno@istecs.org

http://www.suaramerdeka.com/cybernews/harian/0705/05/nas23.htm

Istecs Diskusikan Pengelolaan Aset Negara

Tokyo, CyberNews. Pengelolaan aset negara harus berorientasi pada usaha mengatasi persoalan pokok pembangunan, khususnya kemiskinan. Disinyalir ada usaha-usaha dari pihak yang tidak bertanggung jawab yang sengaja membuat proyek kemiskinan di Indonesia sehingga masalah kemiskinan tidak pernah tuntas.

Sinyalemen itu diungkapkan Rofi Munawar, trainer Lembaga Manajemen Trustco Indonesia, dalam diskusi spring round yang diselenggarakan Institute for Science and Technology Studies (ISTECS) Chapter Jepang di Tokyo, Sabtu (5/5). Diskusi juga menghadirkan Kepala Pertamina Perwakilan Wilayah Asia Timur Tatang Arudji.

Dalam diskusi bertema manajemen pengelolaan aset negara itu, Rofi mengungkapkan kondisi ini memunculkan fenomena di tengah masyarakat yang dikenal segitiga kemiskinan yang saling terkait satu dengan yang lain. “Yaitu kemiskinan itu sendiri, tekanan karena ledakan jumlah penduduk yang sulit dibendung dan tekanan lingkungan yang belum juga membaik dari waktu ke waktu. Pengelolaan aset negara diharapkan bisa mengatasi persoalan dasar ekonomi rakyat ini,” paparnya seperti dirilis Ketua Istecs Chapter Jepang Dr Ratno Nuryadi.

Mengenai adanya sinyalemen bahwa BUMN menjadi sapi perah partai politik, Rofi mengusulkan agar pemerintah membuat aturan yang jelas dan tegas karena aturan-aturan yang ada sekarang banyak dijumpai lubang untuk dipermainkan.

Sementara itu Tatang Arudji mengutarakan usaha PT Pertamina dalam peningkatan sistem informasi dan peningkatan kualitas SDM sebagai langkah strategis di era globalisasi sekarang. Pertamina, yang pada tahun 2007
asetnya mencapai lebih Rp 170 triliun ini, mempunyai proyek di berbagai bidang baik pendidikan, kesehatan, penerbangan, perhotelan dan lain-lain, selain intinya bidang energi yaitu bisnis minyak-gas.

“Karena perannya yang besar bagi negara ini, Pertamina mendapat pengawasan yang ketat dari banyak pihak baik eksekutif, legislatif dan konsumer, terutama sejak era reformasi,” tandasnya.

Meski mempunyai banyak jenis proyek bisnis, ke depan Pertamina bermaksud lebih berkonsentrasi ke minyak dan gas sebagai kor utamanya, dan secara lambat laun akan mengurangi proyek yang lain, ujar Tatang. ( imam m
djuki/cn05 )

Berita di BERITAIPTEK.com
————————–
http://www.beritaiptek.com/zberita-beritaiptek-2007-05-06-Istecs-Jepang-gelar-diskusi-pengelolaan-aset-negara.shtm

[Press Release] Istecs Jepang gelar diskusi pengelolaan aset negara

Institute for Science and Technology Studies (ISTECS) Chapter Jepang menyelenggarakan Diskusi Spring Round tentang menejemen pengelolaan aset negara, Sabtu (5 Mei 2007) di Tokyo. Diskusi ini menghadirkan 2 panelis, Rofi’ Munawar dari lembaga manajemen Trustco Indonesia dan Tatang Arudji, Kepala Pertamina Perwakilan Wilayah Asia Timur.

Di hadapan para peserta, Rofi’ Munawar memaparkan filosofi pengelolaan aset negara bahwa pengelolaan aset negara harus berorientasi pada usaha mengatasi persoalan pokok pembangunan, khususnya kemiskinan. Rofi’, yang juga politisi ini, meneropong ada usaha-usaha dari pihak yang tidak bertanggung jawab membuat proyek kemiskinan di Indonesia sehingga masalah kemiskinan tidak pernah tuntas.

Kondisi ini memunculkan fenomena di tengah masyarakat yang dikenal segitiga kemiskinan yang saling terkait satu dengan yang lain, yaitu kemiskinan itu sendiri, tekanan karena ledakan jumlah penduduk yang sulit dibendung dan tekanan lingkungan yang belum juga membaik dari waktu ke waktu. Pengelolaan aset negara diharapkan bisa mengatasi persoalan dasar ekonomi rakyat ini.

Menjawab pertanyaan peserta diskusi tentang adanya fakta BUMN menjadi sapi perah parpol, Rofi’ mengusulkan agar pemerintah membuat aturan yang jelas dan tegas karena aturan-aturan yang ada sekarang banyak dijumpai lubang untuk dipermainkan.

Tatang Arudji mengutarakan usaha PT. Pertamina dalam peningkatan sistem informasi dan peningkatan kualitas SDM sebagai langkah strategis di era globalisasi sekarang.

Pertamina, yang pada tahun 2007 asetnya mencapai lebih Rp. 170 Triliun ini, mempunyai proyek di berbagai bidang baik pendidikan, kesehatan, penerbangan, perhotelan dan lain-lain, selain kor utamanya bidang energi yaitu bisnis minyak-gas. Karena perannya yang besar bagi negara ini, Pertamina mendapat pengawasan yang ketat dari banyak pihak baik eksekutif, legislatif dan konsumer, terutama sejak era reformasi.

Meski mempunyai banyak jenis proyek bisnis, ke depan Pertamina bermaksud lebih berkonsentrasi ke minyak dan gas sebagai kor utamanya, dan secara lambat laun akan mengurangi proyek yang lain, ujar Tatang.

Diskusi Spring Round diakhiri dengan pemberian cindera mata buku “Serba-Serbi Energi, bunga rampai energi dari negeri Sakura dari Ketua Istecs Jepang, Ratno Nuryadi, kepada kedua panelis. Buku yang dikeluarkan Istecs Jepang ini memberikan wawasan yang cukup luas dan dalam tentang berbagai aspek energi alternatif dan sumbang saran bagi pembangunan energi bangsa.

Notulen Diskusi
———————————-
Hari : Sabtu
Tanggal : 5 Mei 2007
Waktu : 13.00 - 16.00 JST
Tempat : Sekolah Republik Indonesia Tokyo (SRIT)

Diskusi Umum ISTECS ini merupakan acara rutin setiap musim, untuk Spring Round kali ini mengetengahkan tema
Manajemen Pengelolaan Aset Negara.

Dalam sambutan pembukaannya Ratno Nuryadi selaku Managing Director ISTECS Chapter Jepang, mengutarakan harapannya akan masukan dari diskusi bagi peneliti ISTECS yang kebanyakan pelajar ini.

I. Bp. Rofi’ Munawar
Lembaga Menejemen TRUSTCO
Tema : “Pengawasan Pengelolaan Aset Negara di Pemda Jawa Timur”

Rofi Munawar menegaskan bahwa pengelolaan aset merupakan salah satu topik penting dalam sebuah negara. Tetapi pengelolaan aset hanya dapat tercapai bila ada stabilitas politik dan stabilitas keamanan. Terjadinya bencana juga akan mengganggu rencana pengelolaan aset negara.

Sebagai filosofi dasar pertama, pengelolaan aset bertujuan untuk peningkatan kesejahteraan rakyat. Walaupun demikian terkadang ada penyelewengan sehingga malah menghasilkan proyek sistematis pemiskinan. Filosofi dasar kedua adalah menjaga ekologi dan keseimbangan. Contoh, perlunya penentuan prioritas mengenai eksploitasi minyak dan pengadaan pangan di daerah Sidoarjo ketika kasus Lapindo.
Filosofi dasar ketiga adalah membangun kemandirian. Sebagai contoh semen Gresik yang sekarang mengangkat tema “Semen Indonesia” membangkitkan rasa memiliki di tengah saingan perusahaan global.

Dalam realisasinya ada dua jalan :
1. penciptaan kekayaan (wealth creation) melalui kegiatan produksi baik barang maupun jasa. Perlu kajian mengenai produk unggulan di Indonesia.
2. Distribusi kekayaan.

Manajemen pengelolaan aset :
1. Memahami persoalan pokok pembangunan yaitu segitiga kemiskinan (kemiskinan, tekanan kependudukan, tekanan lingkungan hidup). Peraih Nobel Muh. Yunus dari Bangladesh menyebutkan bahwa kemiskinan lebih ditentukan oleh lemahnya akses informasi, akses kesempatan dsb.

2. Mengatasi persoalan pembangunan
Masalah dasar adalah memperoleh layanan kesehatan, pendidikan dan pelatihan yang relevan dengan kebutuhan pembangunan wilayah serta penyediaan infrastruktur dasar (air bersih, energi, transportasi dan informasi).

3. Peningkatan praktek penyelenggaraan pemerintahan yang menciptakan pemerintahan daerah yang accountable, kelas menengah profesional dan wirausahawan dalam jumlah dan mutu yang memadai dalam membangun bisnis yang beretika.

4. Membangun kemandirian ekonomi dan memperjelas identitas bangsa. Dari buku Al-Islam bab Pengelolaan Ekonomi karangan Said Hawwa tentang kisah ketika Rasulullah Muhammad SAW menemukan anak panah yang dipakai sahabat
ternyata buatan Persia, kata Rasulullah, kita harus menunjukkan identitas dengan memakai buatan sendiri. Artinya kita harus mengurangi ketergantungan pada produk luar negeri. Perasaan inferioritas yang ada di negara berkembang menyebabkan kebanggaan ketika memakai produk
negara maju.

SUMMARY : pentingnya pengelolaan aset bagi peningkatan kesejahteraan rakyat. Salah satu titik penting manajemen yang juga disinggung oleh Rasulullah adalah terciptanya kemandirian.

II. Bp. Tatang Arudji
Kepala Pertamina Perwakilan Wilayah Asia Timur
Tema : “Manajemen Pengelolaan BUMN Pertamina”

Aset Pertamina sarat dengan modal, SDM dan resiko. Karena satu titik pengeboran berharga mahal belum tentu dapat hasil. Belum lagi resiko keselamatan kerja seperti ketika kilang minyak di Cilacap meledak.

Karena Pertamina 100% dimiliki pemerintah dan Pertamina merupakan aset strategis negara dengan perannya di antaranya menjadi pemberi dividen terbesar diantara BUMN dan menjadi supplier energi bagi BUMN-BUMN lain.

Sejak didirikan di tahun 1971, telah diadakan beberapa kali
restrukturisasi dan reorganisasi sehingga tercapai pengurangan besar dalam jumlah staf/pekerja. Tahun 2001 keluar UU yang bersejarah di dunia migas, kegiatan gas dan minyak di Indonesia bukan lagi Pertamina. Pertamina
menjadi pemain seperti perusahaan-perusahaan lain. Orientasinya menjadi bisnis, dari agency role menjadi profit orientation. Pada masa sebelumnya seperti “tukang jahit” bagi pemerintah, suatu peran yang tidak bisa
lagi dipertahankan setelah harga minyak naik. Di tahun 2005-2010 Pertamina diarahkan menjadi Public Enterprise yang menjadi pemain gas dan minyak global.

Pertamina merupakan perusahaan migas terpadu, mulai dari hulu sampai hilir. Masih ada juga beberapa bisnis seperti hotel, penerbangan dsb warisan masa lalu yang sekarang akan direstrukturisasi. Pertamina memiliki 7 unit produksi migas, selain itu ada juga 64 kontrak joint operation. Di hilir ada refinery, depot-depot yang menyebar untuk menjamin keamanan pasokan. Juga jaringan distribusi termasuk armada tanker.

Indonesia adalah pemasok LNG terbesar di dunia dihasilkan dari Arun, Bontang dan Tangguh.

Walaupun Pertamina sebagao PT, tetapi sekarang masih dihitung berapa bagian penyertaan pemerintah.

Penutup, walaupun ada kompetitor setelah pasar Indonesia dibuka, Pertamina tetap memiliki kekuatan distribusi yang dominan, cadangan yang besar, dukungan pemerintah, kondisi keuangan yang sehat, restrukturisasi. Misi Pertamina menjadi perusahaan migas kelas dunia. Strateginya adalah fokus pada core business.

SUMMARY : sebelum ini Pertamina adalah perusahaan yang mengurusi berbagai bidang, tetapi sekarang Pertamina sudah mengarah lebih fokus pada core businessnya di bidang migas.

Tanya Jawab
Q1. Sidik Permana (PPI) :
1. Bagaimana bisa pengelolaan aset justru malah menjadi proyek pemiskinan
2. Apakah benar BUMN menjadi sapi perah partai politik
3. Bagaimana Pertamina mengatasi masalah lebih banyaknya impor minyak, lalu dimana letak masalah kelangkaan BBM

A1.
-Rofi : data kemiskinan di Indonesia berbeda-beda sesuai
kepentingan-kepentingan, contoh datanya jadi banyak ketika ada dana pengentasan kemiskinan, data BLT juga banyak salah alamat. Artinya kemiskinan menjadi proyek.
Dr Mutashor ketua ISTECS Jatim menulis tentang model tragedi sumber daya bersama (ketika semuanya dapat eksploitasi tanpa memperhatikan keseimbangan), model narapidana (ketika tidak sambung antara yang
membuang lumpur ke laut dan lingkungan hidup), model logika koleksi aktif (hanya mendukung kelompoknya). Aturan UU yang tidak jelas dimanfaatkan. Karenanya pengelolaan aset perlu dijaga oleh stabilitas politik. Jadi yang penting aturan-aturan harus diperjelas sehingga mencegah
interpretasi. ISTECS bisa membahas tentang pengentasan kemiskinan.

Contoh banyak sawah di Sidoarjo jadi perumahan, karena aturan pengelolaan tanah tidak jelas.

-Tatang : Pertamina punya rencana strategis seperti di bidang eksploitasi, penanganan data dengan SAP, kualitas SDM dengan training-training.

Karena minyak merupakan barang tidak terbarukan maka lama-lama akan habis bila tidak ditemukan cadangan-cadangan baru. Sekarang ini produksi tetap naik, tapi konsumsi lebih cepat naiknya. Mengenai kelangkaan, Pertamina punya Depo tapi distribusi setelah itu bukan milik Pertamina.

Q2. Herianto (Tokodai - UGM) :
Pertamina katanya dapat ladang minyak yang mudah2, tapi ternyata labanya kalah dengan kompetitor. Petronas gencar di pendidikan, bagaimana concern Pertamina ?

A2.
-Tatang : pembagian ladang dari sejarah. Tapi sebenarnya ladang-ladang kaya di Riau dan Balikpapan sudah dikuasai oleh Caltex dan Shell. Sekarang sedang evaluasi usaha bisnis non-core, tapi sebenarnya Pertamina juga punya sekolah di unit2. Selain itu Pertamina juga memberikan
beasiswa-beasiswa.

Q3. Ujang (SRIT) :
1. selain barang dan jasa, SDM adalah aset terpenting. Dulu Malaysia besar-besaran belajar ke LN. SDM Indonesia juga bagus, tapi karena pengelolaan yang kurang bagus banyak SDM yg memilih tetap tinggal di LN. Dulu cita-cita anak-anak ingin jadi dokter atau guru, tapi sekarang banyak menjawab ingin jadi artis atau anggota DPR karena
lebih menguntungkan.

2. harga minyak bagi rakyat bawah terasa mahal, apa sebabnya ?

A3
-Rofi : Mengenai brain drain, persoalan tidak hanya terkait kondisi negara tapi juga terkait masalah kebanggaan dsb. Indonesia masih termasuk negara yg tidak menghargai intelektual. Lembaga penelitian, MIPA bukan fakultas favorit.

-Tatang : harga minyak dulu lebih murah dari Aqua, sekarang sudah wajar. Harga minyak subsidi dulu tidak adil karena menguntungkan pemilik mobil yang kaya.

Leave your response!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.